Minggu, 09 November 2014

Menseleksi calon buyer luar negeri dari Email Inquiry product nya

Beberapa UMKM menceritakan pengalaman  yang berharga yang berkaitan dengan calon buyer yang ternyata abal abal, tentu pengalaman yang sangat berharga dan memang ada nilainya karena
1.Bisa jadi calon eksporter  telah mengirimkan beberapa sample produk + ongkos kirim ke buyer di luar negeri namun tidak ada respond yang diharapkan.
2. Email yang berisi (lampiran) purchase order namun ternyata itu phising, karena dimintakan login email, dan akhirnya akun email di hack.

Menurut pengalaman saya dalam menseleksi calon buyer  selain dari Negara pengirim, dan kecocokan antara lokasi  dan IP Addres, bisa juga Anda melihat dari narasi emailnya:
1. Tiba tiba dapat New Order padahal belum pernah komunikasi sama sekali
   



2. Narasi / isi email berisi permintaan produk yang kurang fokus atau tidak jelas:




3. Email berisi lampiran, yg di arahkan phising akun kita.


Bagi calon eksporter agar tetap berhati hati, waspada dalam menseleksi email inquiry dari calon buyer luar negeri, agar tidak tertipu dan merugikan kita.

Tetap semangat... Ayo Ekspor

 Salam
Hindra

Minggu, 02 November 2014

Menseleksi calon buyer berdasarkan Negara nya.

Produk Makanan dan Minuman sangat rawan untuk dijadikan sasaran buyer buyer abal abal dari luar negeri, yang ujung ujungnya adalah meminta sample produk makanan dengan berbagai alasan, untuk tester , untuk test sample di laboratorium, FDA,Nafdac dll, apalagi buyer yang minta sample tersebut dari negara Benin,Togo,Nigeria dan sekitarnya. 
Bagi Rekan Rekan UMKM yang baru tampil mempromosikan usahanya di pasar internasional, melalui internet atau pameran, tentu sangat bergembira, ketika mendapat email inquiry dari calon buyer.  ya rekan UMKM harus berbangga bahwa dari sekian juta perusahaan di luar negeri, perusahaan Anda dengan iklan / promosi tersebut mendapatkan perhatian dari calon buyer.

Namun rekan rekan UMKM juga harus mempunyai kewaspadaan terhadap buyer buyer yang memhubungi Anda, karena bisa jadi buyer tersebut abal abal... salah satu cara dari berbagai cara untuk mengidentifikasi bahwa buyer ini serius atau abal bisa di lihat dari negaranya (tidak semua buyer).

Identifikasi calon Buyer dari Negara.
berdasarkan pengalaman saya beberapa  customer dari negara  seperti, Benin, Togo, Nigeria selalu saya waspadai, bukan berarti saya langsung reject email mereka.  Saya akan merespond inquiry dari calon customer dari negara negara tersebut, dan pada akhirnya tidak saya lanjutkan kalau saya sudah memastikan bahwa mereka buyer abal abal.

Identifikasi calon buyer dari IP Address internet berbeda dengan alamat office.
Kalau  rekan UMKM aktif mengiklankan di salah satu marketplace internasional seperti Alibaba, setiap pesan yang kita terima via email, system Aliaba akan meng identifikasikan bahwa.
Registered Location tidak sama  IP Addres dimana email dikirim



Indentifikasi calon buyer melalui Negara dan ketidak samaan register location dan IP Address bukan harga mati, dan jangan di sama ratakan, hanya perlu di waspadai. Karena bisa jadi dari negara tersebut Anda akan mendapatkan Buyer yang potensial.

Tetap Semangat..Ayo Ekspor

Selasa, 21 Oktober 2014

Jika Step ini terlampaui...Insya Allah Anda bisa segera Ekspor...

kalau bertanya kepada rekan UMKM,  bagian mana dalam memulai ekspor yang dianggap sulit..., tentu berbagai jawaban akan muncul..salah satunya adalah
1. Bahasa Inggris jelek
2. Prosedur ekspor belum tahu
3. Belum tahu metode pembayaran internasional
4. Belum mengerti Dokmen Ekspor
5. Belum paham Letter of Credit...
6. Menyiapkan modal untuk ekspor
7. Mencari Pembeli

Tahukan Anda beberapa berapa kesulitan kesulitan yang sering disampaikan oleh Peserta Pelatihan ternyata bukan suatu bagian yang sulit, apalagi setelah mengikuti Pelatihan Ekspor.

Pada dasarnya menjual barang di pasar ekspor sama dengan menjual barang di pasar lokal. Saya analogikan
bagaimana menjual topi ini ke pasar luar negeri? bagi kita yang ingin membeli topi ini baik di pasar atau di Mall Mall, cukup melihat, meraba, mencoba, cocok barangnya dan harganya..ambil. simple..

Bagaimana calon pembeli kita misal di USA, yang berminat beli topi Golf dan tertarik dengan Topi yg kita tawarkan. apa  yang harus kita berikan informasi kepada calon Pembeli kita.

Agar kesan pertama dalam melihat promo penjualan membuat Importer tertarik, maka eksporter harus memberikan informasi yang sangat komplit.. Eksporter harus memberikan specsification/ deskripsi yang jelas tetang produk tersebut. misalkan:
1.Bahan topi
2. Ketersediaan warna
3. Ketersediaan model
4. Ukuran, (Lingkar kepala, tinggi, dan panjang topi)
5. Bahan Pendukung.
6. Tampilkan photo photo  produk berbagai sisi dan orisinil produk eksporter.
7. Kemasan, box, plastik dll
8. dll

point ini yang kami anggap bagian tersulit, karena bagi eksporter yang mempunyai sedikit item yang dijual, tentu bukan masalah, tetapi bagi yang mempunyai berpuluh puluh item, harus sabar meng update dan mengisi keterangan tersebut satu persatu. selain itu dalam mempromosikan di Marketplace (tentu tidak hanya 1 Market Place), eksporter harus meng key in satu per satu.

Seringkali dalam Point ini rekan rekan UMKM banyak yang belum siap, jika bagian ini sudah disiapkan dan ditampilkan diberbagai media internet/Market Place,  percayalah Anda akan segera mendapatkan respond dari calon buyer dari lokal mapun luar negeri....

Jika sebaliknya bagian ini tidak Anda lakukan..mungkin ekspor tidak akan pernah terjadi .

Just do it  tetap semangat...Ayo Ekspor


Minggu, 12 Oktober 2014

Kursus Export-Import untuk STAFF Perusahaan EXIM, dan MAHASISWA

Adipati Japan College akan membuka kelas khursus  EXPORT-IMPORT mulai November 2014

"Belajar EXPORT-IMPORT dengan mudah"

Tujuan Pelatihan:
1.Meningkatkan pengertian dan pemahaman tentang prosedur perdagangan Internasional
2.Memahami dan mengerti dalam pembayaran internasional yang efektif

3.Memahami dan mengerti cara membaca Letter of Credit dengan benarl.
4.Meningkatkan pengetahuan ttg commercial documents
5.Meningkatkan kemampuan dalam membuat Commercial Document export

Peserta Khursus: Staff Perusahaan EXIM, Bagian Export, Marketing, Finance
 dan mahasiswa/wi yg akan kerja

Jadwal : 2 x seminggu
Durasi Khusus : 2 jam total 10 x pertemuan 

Fasilitas:
Modul
Sertifikat
Coffee Drink: Merk Adipati Coffee
dibimbing hingga bisa ekspor

Lokasi Khursus
Jl.adipati Blok E/13  japan asri ds Japan Kec.Sooko Mojokerto

Intruktur
Hindra S
- Pemilik CV Adipati jaya Abadi / praktisi ekspor kopi
- Pengelola blog. www.belajarexport.blogspot.com
                   fan page: Facebook.com/ayoekspor  
- Intructure & Coach PPEI( Pendidikan Pelatihan Ekspor Indonesia) Kemendag - Jakarta
- Eks Staff Ekspor PT.Pabrik kertas Tjiwi Kimia dan Bank Mandiri

Biaya Kursus : HANYA Rp. 750.000,00 utk wilayah MJKT dskitarnya
yang berminat bisa sms 08123588371 atau email: belajarexport@yahoo.co.id untuk diskusi awal sebelum mengikuti kursus

Menikmati event Trade Expo Indonesia 2014

Tanggal 10-10-2014 (Jum'at) setelah menghadiri undangan interaktif dialog yang diselenggarakan oleh PPEI-Kemendag (DGNED) yg berlokasi di Gedung Niaga lantai 6 JIEXPO Kemayoran Jakarta.  Sehabis sholat Jum at, saya mengunjungi  para exhibitor yang sedang mempromosikan produk mereka.  Jadwal kunjungan visitor di pameran memang ada pengkhususan :
tgl 08 - 10 Oktober untuk kunjungan Bisnis (Businessman)
tgl 11-12 oktober untuk umum.

Jadi Visitor untuk tanggal 08-10 Oktober relatif terbatas, karena memang rata rata pengunjung berniat bisnis, mencari Supplier untuk membeli sesuatu atau mencari Supplier untuk dijadikan Mitra.  Saya sendiri tertarik untuk mencari Supplier Kopi, Rempah Rempah dan Coklat untuk menjadi mitra/ kerjasama dalam perdagangan ekspor.

Beberapa perusahaan Raksasa membuat booth mereka semegah mungkin , istilah saya Perang Booth. selain itu tersedia juga Booth ukuran  3x3 yang sudah cukup representative untuk Pameran. Selain itu ada lokasi di luar area Hall A & C , di halaman, tentu saja untuk perusahaan perusahaan yang mempromosikan rumah tradisional. Begitu masuk area Pameran, kita akan disuguhi Rumah Rakyat di Shanique Banten, kebetulan Pemilik adalah teman sendiri, area pameran diluar dan luas. Perusahaan Shanique sudah melakukan ekspor untuk produk bambu di beberapa negara. Beberapa Perusahaan Raksasa yang ikut pameran di antaranya:
Jarum,APP,Wings,Indofood dll sebagainya, untuk UMKM banyak yang ikut serta, dan kami sempat berbincang bincang dengan UMKM dari  UNINAM yg memproduksi rendang siap saji dan  CV.Pantura dari pasuruan yg memproduksi Terasi,Sambal dll. semoga Pameran TEI membawa berkah bagi para Peserta.
























Kamis, 09 Oktober 2014

Khursus Ekspor: Bagaimana Memulai Ekspor" di Mojokerto

Adipati Japan College akan membuka kelas khursus Ekspor mulai November 2014

"Bagaimana Memulai Ekspor"

Tujuan Pelatihan:
1.Meningkatkan pengertian dan pemahaman tentang prosedur perdagangan Internasional
2.Memahami dan mengerti cara mudah dalam melakukan ekspor
3.Meningkatkan Pengetahuan varian pembayaran  internasional.
4.Meningkatkan pengetahuan ttg commercial documents
5.Meningkatkan kemampuan dalam menganalisa problem dalam export import

Peserta Khursus: Pemilik Perusahaan kategori UKM dan Non UKM
Staff perusahaan yg ingin bisnis ekspor
Jadwal : 2 x seminggu
Durasi Khusus : 2 jam total 10 x pertemuan 

Fasilitas:
Modul
Sertifikat
Coffee Drink: Merk Adipati Coffee
dibimbing hingga bisa ekspor

Lokasi Khursus
Jl.adipati Blok E/13  japan asri ds Japan Kec.Sooko Mojokerto

Intruktur
Hindra S
- Pemilik CV Adipati jaya Abadi / praktisi ekspor kopi
- Pengelola blog. www.belajarexport.blogspot.com
                   fan page: Facebook.com/ayoekspor  
- Intructure & Coach PPEI( Pendidikan Pelatihan Ekspor Indonesia) Kemendag - Jakarta
- Eks Staff Ekspor PT.Pabrik kertas Tjiwi Kimia dan Bank Mandiri

Biaya Kursus : HANYA Rp. 750.000,00 utk wilayah MJKT dskitarnya
yang berminat bisa sms 08123588371 atau email: belajarexport@yahoo.co.id untuk diskusi awal sebelum mengikuti kursus

Trade Show sebagai ajang mencari Buyer Potensial??

Sejak Tanggal 08 Oktober  s/d 12 Oktober, Indonesai menggelar Trade Show  yang dikenal dengan Trade Expo Indonesia 2014 berlokasi di Jakarta International Expo ( JIEX) Kemayoran Jakarta.

Kami sarankan semua pebisnis khususnya UMKM agar hadir mengunjungi Trade Show tersebut, karena akan banyak manfaat yang diperoleh di sana , selain itu sebagai Visitor tidak ada charge entry alias Gratis, namun sebaiknya membawa Kartu Nama /Card Name sebagai tanda pengenal kita.

Trade Show atau Pameran Dagang adalah salah satu cara untuk mencari Pembeli yang sangat efektif, lokasi Trade Show bisa di Indonesia maupun di Luar Negeri.  

Agar dalam mengikuti Trade Show bisa sesuai dengan harapan, maka diperlukan pengetahuan mengenai Trade Show itu sendiri, di antaranya:

Bagi Eksporter/ maupun calon eksporter untuk mengikuti Trade Show harus  bisa mengetahui, apakah Trade Show yang akan diikuti adalah Trade Show kategori Business to Business (B2B) atau Business to Retail (B2R)
Sebagai contoh :
TEI 2014 adalah Trade Show B2B
Pekan Raya Jakarta adalah Trade Show B2R

Artinya, jika Anda ingin ikut pameran dengan tujuan produk anda laku dalam penjualan retail, maka disarankan ikut Trade Show yg B2R. tetapi
kalau Anda ingin mendapatkan Customer luar Negeri tentunya dengan penjualan besar dan membuat kerjasama yg lama (Business Relationship) maka Trade Show B2B adalah langkah yang tepat. dalam arti Anda pada saat mengikuti Trade Show bisa mendapatkan order besar, dan follow up transaksi setelah kegiatan Trade Show.

Kegiatan B2B dgn Delegasi Jepang
TEI memberikan ruang  dalam B2B yang cukup besar, dimana para Exhibitor bisa mempresentasikan produknya di hadapan langsung calon buyer dari berbagai negara.

Jadi kalau Anda mengikuti Trade Expo Indonesia tanpa mengikuti acara B2B meeting, ya sangat disayangkan.

Minimal target dalam mengikuti Trade Show adalah 
Presentasi kopi dgn visitor Palestina
1.Bagaimana caranya agar Booth/Stand kita banyak didatangi pengunjung luar negeri (Visitors)
2. Bagaimana caranya para Visitor tertarik dan meminta kartu nama Anda dan sebaliknya Anda juga banyak mengumpulkan Kartu nama Visitor untuk di follow up.

Jika Booth Anda tidak pernah dikunjungi oleh Customer Luar Negeri atau Kartu Nama Anda utuh tidak ada yg minta, atau sebaliknya Anda tidak mendapat kartu Nama dari Visitors, maka  pada tahun tahun yang akan datang, Anda harus memperbaiki cara bagaimana mengikuti Trade Show yang baik dan benar.
 

Selain Ekspor, dalam TEI 2014 sangat memungkin  atau mempunyai Peluang Besar mendapatkan pelanggan lokal, karena pengunjung yg lokal juga cukup banyak, dan biasanya pada hari hari terakhir, para Exhibitor menjual barang barangnya secara retail, apalagi produk produk yg relatif besar seperti mebel dll, akan dijual murah... (hitung hitung untuk mengurangi biaya angkut)

Jadi Silahkan Kunjungi TEI 2014 di PRJ Kemayoran Jakarta.....In sha Allah besok tgl. 10 Oktober saya mendapat undangan untuk ikut interaktif dialog dengan Delegasi Taiwan, Korea, walaupun saya bukan Exhibitor.... ngikut saja.. siapa tahu dapat order...

Tetap Semangat


 





Kamis, 02 Oktober 2014

Bagaimana cara memilah milih Calon Customer dari Luar Negeri....

Berbagai cara eksporter dalam menganalisa atau memilah milih calon customer yang menghubungi kita. apakah prospek ini kategori serius, tidak serius 

saya kutip email yg masuk ke inbox saya

quote
"
Dear Mr. Hindra,

This is to acknowledge the receipt of your mail. We believe that we can establish an opportunity for a long term mutual benefits. Precisely, we are an accredited agent and also a business consultants in some related ventures under the platform of Kwesi Global Ltd here in Ghana West Africa.

We are a company working diligently to achieve high standards of Performance. Kwesi Global Ltd is recognized in the issue of contract allocation to foreign companies across the globe. Our main area of activities are trading and linking foreign companies to West African Markets and Government Organizations for the supply of their products especially on large scale basis.

Our philosophy is customer driven, not speculative. We aim to create value for our customers by providing comprehensive supply or offtake solutions, we work with our customers and suppliers to minimize their commodity pricing exposure wherever possible. Our team constantly seeks opportunities to add value to our clients' businesses.

My reason for contacting you is to know if you would have an interest to participating in the ongoing tender bid published by one of the governmental organizations we always work with. Below product meets their requirement.

Product:  Arabica Toraja and Arabica Flores

We would work as your local agent on just 3% commission after the deal is successfully achieved and if this is agreed upon, we together with the contacts we had successfully built over the years with some strong members of the contract procurement board do our best in securing the contract in your company's name for our mutual benefits. The project will run for 12 months period to any company that will win the tender and it would interest you to know that other companies are also participating in the bid.

The payment terms is 80% T/T as advance while 20% against receipt of photo copy of shipping documents to any company that wins the contract, therefore we would appreciate if you can confirm your willingness in working with us and of giving us the commission as a gratification after the contract has been secured with our efforts?.

In effect to the above, quickly send us the current price lists of the above selected products with specifications. We shall at the same time submit them for approval to the Buyer's Office.

With regards and best wishes in business. As we await your prompt confirmation to participate.

Agyemang Kwesi (Mr),
24/7 Hours for Enquiry: +233 545 485 124.

Company Name: Kwesi Global Limited
Company Address: House 7, Road 23 NTHC Residential Area,
Comm. 14, Tema Ghana.
1. Company Registration number CA-411
2. Company VAT number 524E002284 

unquote"

Bagaimana menurut Anda??


Rabu, 01 Oktober 2014

Payment Risk diagram

Untuk berhasil dalam pasar global saat ini dan memenangkan penjualan terhadap pesaing asing, eksportir harus menawarkan kepada pelanggan mereka syarat pembelian yang menarik dan didukung oleh metode pembayaran yang sesuai. 
Agar mendapatkan pembayaran yang tepat waktu sebagaimana tujuan untuk setiap penjualan ekspor, metode pembayaran yang sesuai harus dipilih dengan hati hati untuk meminimalkan resiko, dan bisa men akomodir kebutuhan pembeli

Seperti terlihat pada gambar 1, ada lima metode utama pembayaran untuk transaksi internasional.Sebelum atau sedang dilakukan negosiasi kontrak, Anda harus mempertimbangkan metode mana pada gambar adalah saling diinginkan untuk Anda dan pelanggan Anda.
Nah dari gambar  payment risk diagram, Anda sudah tahu, metode pembayaran apa yang cocok untuk transaksi Anda.

Tetap Semangat Ayo Ekspor

Minggu, 28 September 2014

Faktor Faktor yang mempengaruhi Ekspor

Faktor-faktor yang dapat mendorong produsen atau pelaku usaha melakukan kegiatan ekspor antara lain:
1. Komoditas Tradisional
Biasanya sebuah perusahaan memproduksi suatu komoditas sebagai lanjutan atau sisa-sisa peninggalan ekonomi jaman kolonial seperti karet, kopi, teh, lada, tengkawang, timah, tembaga dan hasil tambang sejenis lainnya. Hal ini kemungkinan berlanjut menjadi kegiatan ekspor sekarang ini
2. Optimalisasi Laba
Selain menjual suatu produk dalam negeri, dengan ekspor, sebuah perusahaan mampu memperluas daerah penjualan sampai ke luar negeri, selain itu jenis barang yang ditawarkan menjadi tidak terbatas untuk konsumen dalam negeri saja
3. Penelusuran Pasar
Bagi perusahaan yang mempunyai pasar domestik yang kuat, ekspor merupakan peluang untuk melakukan diversifikasi pasar yang dapat memperkuat kedudukan komoditas yang diperdagangkan
4. Pemanfaatan kelebihan kapasitas (Excess Capacity)
Jika kapasitas produksi suatu industri masih belum melebih kapasitas mesin maka sisa kapasitasnya (idle capacity) dapat digunakan untuk memenuhi pasar ekspor
5. Export Oriented Products
Terdapat industri-industri padat karya yang sengaja dipindahkan dari Negara-negara industri seperti Jepang, Korea, Taiwan atau Singapura ke Indonesia dengan tujuan relokasi industri pabrik sepatu, garment, dan sejenisnya
6. Wisma Dagang atau Trading House
Saat ini Pemerintah mengembangkan konsep trading house, seperti yang dikembangkan Jepang, sehingga akan memudahkan eksportir dalam melakukan penetrasi pasar Internasional. Trading House ini akan membantu eksportir menganalisis pasar atau mengidentifikasi Pembeli dan memberikan informasi lainnya yang bermanfaat terkait dengan kondisi pasar di Negara di mana wisma tersebut berada
   

Jumat, 26 September 2014

UMKM yang bersemangat untuk Ekspor Kerupuk Rumput Laut



Siang tadi saya berkunjung ke rumah usaha milik ibu Sariyah di Sawangan Baru Depok.  bu Sariyah saat ini memproduksi krupuk berbahan baku dari Rumput laut. yang diberi label Kerupuk Rumput Laut Sumber Rizki.

Kerupuk Rumput Laut mempunyai aneka rasa
Rasa Bayam
Rasa Jagung
Rasa Keju
Rasa Tempe

dengan pilihan aneka rasa yang berbeda, diharapkan konsumen penikmat kerupuk bisa mencicipi gurihnya hidangan ini.

Bu Sariyah termasuk wanita bisnis yang ulet, dengan memulai usaha dengan modal awal Rp. 200 ribu, akhirnya mulai bisa membangun ruang kecil khusus untuk memproduksi kerupuk Rumput laut.

Perijinan
Sebagai Home Industri P-IRTP no. 2063276010175-19
Halal ( sedang diproses sertifikatnya)
Pemasaran
Sejauh ini pemasaran masih berkisar Jabodetabeka, untuk distribusi produk bisa dikirim atau di antar sendiri berboncengan sepeda motor dengan suaminya

Networking
Bu Sariyah ini mempunyai talent dalam mendistribusikan produknya, salah satunya adalah meningkatkan Networking bisnis, mengikuti Pelatihan Pelatihan, Asosiasi ( ikut sentra UKM UI), dengan aktifnya bergabung dengan kelompok/lembaga pelatihan/penyuluhan,  akhirnya mengantarkan Kerupuk Rumput lautnya berkenalan dengan modern market ( Carefour), menurut bu Sariyah sudah mengajukan proposal untuk menjadi supplier kerupuk rumput laut di modern Market tersebut.

Peluang Ekspor
Bu Sariyah sangat minat sekali dan berharap agar produknya juga bisa ekspor, namun karena keterbatasan pengetahuan, minta bantuan siapapun yg bisa melakukan ekspor produk kerupuk rumput lautnya. ( Ekspor tidak langsung)









Kamis, 04 September 2014

Mulai lakukan Ekspor dengan Kapasitas produksi yang Anda punyai

KAPASITAS PRODUKSI
Sebagian besar para UMKM/UKM masih berpikir bahwa memulai ekspor membutuhkan produksi yang besar, membutuhkan dana/investasi yang besar, sehingga acapkali terdengar pernyataan ," kami siap ekspor , modal belum ada??"

Perlu dketahui untuk melakukan ekspor dengan nilai yang besar, selain persiapan modal dan kapasitas produksi yang besar, yang dibutuhkan adalah jam terbang/ pengalaman dalam melakukan ekspor, karena kegiatan ekspor mempunyai spektrum resiko yang besar  selain keuntungan yang besar.

Mulailah ekspor dengan kapasitas produksi yang sudah Anda punyai,  dengan melakukan ekspor dengan kapasitas produksi sesuai kemampuan, Anda mempunyai Kekuatan sbb:
- Modal tersedia
- Bahan Baku sudah tersedia
- Sumber Daya Manusia sudah ada
- Kecepatan proses produksi sudah diketahui
- Pengemasan sudah tersedia
dll

dari Kekuatan yang Anda miliki tersebut di atas, Perusahaan Anda sudah terpenuhi salah satu syarat untuk memulai ekspor dari Aspek Kapasitas Produksi.

Perlu ditekankan bahwa kegiatan Ekspor adalah Mengeluarkan barang/produk keluar wilayah Pabean. dengan demikian, walaupun Anda ekspor masih dalam kapasitas kecil, Anda sudah layak disebut Eksporter.

Untuk menunjang peningkatan kapasitas pasokan pasar ekspor yang akan berlangsung setahap demi setahap, Anda tetap wajib untuk meng update dan mempersiapkan diri untuk ekspor dalam kapasitas besar.
agar ketika pada saatnya datang permintaan ekspor dalam kapasitas besar, perusahaan Anda sudah siap.

Tetap Semangat Ayo Ekspor




Sabtu, 14 Juni 2014

Ekspor tanpa Modal? apa bisa?

Beberapa pertanyaan yang sering diajukan adalah...
  1. Bagaimana mendapatkan modal untuk memulai ekspor? atau
  2. Tidak punya modal, tapi ingin ekspor?
Sebelum memulai ekspor, yang perlu dipahami adalah faktor dalam perusahaan? (faktor internal)
Seberapa besar kemampuan/kapasitas produksi untuk barang yang akan diekspor?

Kapasitas produksi akan berefek dalam penggunaan dana dalam operasional, khusus untuk berproduksi. Jika suatu perusahaan mempunyai kapital yang cukup, maka mereka akan mampu melakukan produksi yang lebih besar.

Jika perusahaan tidak cukup kapital dalam usaha untuk menambah kapasitas produksi, disarankan perusahaan tersebut jangan melakukan offering atau memberikan quotation  kuantitas barang di atas kemampuannya kepada calon Pembeli. Jika hal ini dipaksakan akan menjadikan problem, dalam melakukan produksi, karena disamping penambahan modal, bisa juga, investasi mesin dan sumber daya manusia.
Alangkah bijaksana seorang calon eksporter / eksporter melakukan transaksi sesuai dengan kemampuannya.

Pengiriman barang ekspor tidak harus full container, tetapi bisa juga LCL, (Less Container Load),  dengan pengirima LCL, otomatis value dari barang ekspor tersebut menjadi kecil. karena nilai barang tersebut kecil, maka dengan kemampuan negosiasi eksporter, cara yang terbaik dalam pembayaran adalah menggunakan Cash in advance (pembayaran dimuka). dengan pembayaran cash in advance, maka eksporter dapat melakukan ekspor tanpa modal sama sekali. 

Bagaimana pendapat Anda




Peluang & Prospek Kerjasama INA-Myanmar

  1. Penduduk Myanmar yang berjumlah 60 juta jiwa ini memiliki kebiasaan mengenakan sarung pada setiap aktifitas resmi mereka,termasuk keharusan bagai semua pegawai negeri sipilnya untuk memakai sarung saat bekerja.
  2. Beberapa komoditi yang berpeluang untuk diekspor oleh INA ke Myanmar , makanan dan minuman,kosmetik,pakaian jadi,obat obatan, sepatu,barang barang elektrik dan elektronik,kertas dan peralatan kantor
  3. Peluang kerjasama dibidang perdagangan; komoditi pertanian,alat alat pertanian dan tekstil.

Peluang & Prospek Kerjasama INA-VIETNAM

  1. Komoditi impor utama Vietnam anatara lain; mesin dan peralatan,produk minyak bumi,produk baja,bahan baku untuk industri pakaian dan sepatu, elektronik,plastik,mobil diharapak INA dapat meningkatkan shar pasarnya untuk produk produk tersebut.
  2. Produk Pertanian vietnam antara lain padi, kopi, karet, teh, lada, kedelai, mete,tebu,kacang, pisang, unggas, ikan, seafood.
  3. Produk Industri Vietnam anatara lain, pengolahan makanan, pakaian, sepatu, mesin-bangunan, pertambangan,batu bara,baja,semen,pupuk,kimia,kaca,ban,oli,ponsel

Senin, 26 Mei 2014

Daya Saing Ekspor (3) Delivery Time

Delivery time menjadi salah satu kekuatan dalam Daya Saing Ekspor, karena waktu penyerahan barang ini sangat diperhitungkan sekali oleh buyer. Maka sering sekali setiap buyer meminta quotation, pasti ada pertanyaan  kapan Delivery Timenya , dan eksporter akan menyatakan deliveri time adala xx days/ weeks after receive payment/ LC.

Eksporter dalam menentukan Delivery time sangat memperhatikan beberapa hal:
  1. Kapasitas produksi
  2. Kecepatan Produksi
  3. Waktu pengiriman barang dari Gudang sampai pelabuhan muat ( bagi eksporter yang mempunyai lokasi usaha jauh dari pelabuhan muat).
Otomatis kemampuan modal untuk berproduksi harus tersedia. sehingga ketika eksporter menyatakan bahwa delivery time xx hari/minggu, itu berarti hasil produksi/komoditi sudah siap diserahkan.

Secara umum para pembeli/importer di luar negeri (bagian procurement) akan menentukan penerimaan barang di gudang mereka, sedapatkan mungkin ketika stock di gudang mereka mencapai minimum stock. Sehingga kedatang barang yang sesuai/ tepat dapat mengefektif dan mengefisien cost alokasi barang di gudang mereka.

Beberapa hal yang bisa dijadikan acuan oleh importer ketika akan mendatangkan barang,
- Janji Delivery Time dari Eksporter
- Sailing Time dari pelabuhan muat ke pelabuhan tujuan
- Proses Out Clearance di pelabuhan bongkar 
- Trucking, jarak angkut barang dari pelabuhan muat sampai ke gudang Importer.

Maka dalam Order confirmation/Sales Confirmation/Contract Order  atau Letter of Credit dengan tegas disebutkan tanggal terakhir dalam pengapalan barang.

Maka disarankan kepada calon eksporter, dalam menentukan delivery time agar disesuaikan dengan kemampuan produksi barang ekspor atau dalam menyediakan barang ekspor. Namun apabila eksporter ingin menerima order di atas kapasitas yang ada maka perlu disiapkan segera adalah modal,tenaga kerja dan bahan baku produksi, agar ketika pembayaran / LC sudah diterima, barang bisa langsung diproses sesegera mungkin.

Bagaimana pendapat Anda.

Jumat, 02 Mei 2014

Daya Saing Ekspor (2) - Mutu Komoditi

Secara umum produk/komoditi yang di ekspor adalah mempunyai kualitas yang baik ( export standard quality), bahkan untuk beberapa negara tujuan, tingkat mutu komoditi/produk harus ada sertifikasi mutu dari competent authorizer di negara eksportir, serta memberikan kebijakan prosedur import yang  mensyaratkan ada pre shipment inspection (PSI) di negara eksporter oleh independent surveyor yang ditunjuk oleh Pemerintah negara Importer tersebut. sehingga seringkali Eksporter yang akan memulai ekspor agak kesulitan dalam memulai ekspor karena kurang pemahaman dalam kualitas mutu produk ekspor.

Namun "mutu' komoditi/produk ekspor juga ditentukan oleh karakter budaya masyarakat di negara tujuan, karena beberapa negara tidak mensyaratkan kualitas mutu yang terlalu njlimet, sehingga kondisi ini bisa memudahkan eksporter untuk melakukan ekspor dengan penuh semangat.

Sebagai contoh, negara Jepang adalah negara yang menerapkan kualitas mutu yang baik, siapapun eksporter akan paham bahwa tingkat karakter masyarakat Jepang adalah full inovatif dan kreatif, sehingga eksporter harus bisa memenuhi keinginan  masyarakat Jepang tersebut.

Ketika saya masih bekerja di Bank sering diskusi dengan eksporter Nasabah kami, salah satunya adalah eksporter Rattan Furniture. kami perhatikan bahwa rotan sebagai bahan baku untuk pembuatan furniture, kursi,meja dll, bukan di ambil dari rotan yang berkualitas/ grade A, bahkan berkualitas di bawah itu ( 2 level kebawah), hal ini pernah saya tanyakan ke teman eksporter tersebut,...karena menurut asumsi saya.. kursi rottan tersebut tidak akan bertahan dalam waktu 1 tahun akan rusak, menurut teman eksporter, karakter dan budaya masyarakat jepang, itu sangat dinamis full inovatif dan kreatif, mereka akan malu kalau mempunyai furniture yang model itu itu saja, bahkan awet bertahun tahun. dalam 1 tahun mereka sering mengganti furniture yang model terbaru, oleh karena itu bahan rottan oleh eksporter diambil yg kualitas 3,  setahun rusak..ganti.. rusak lagi ganti, yang penting model dan design up to date.
dalam area diskusi yang lain, jika customer Jepang visit ke pabrik atau kantor eksporter, mereka tidak segan segan berkomentar mengenai model ruang kerja, ruang lab.. kalau nggak pernah ada perubahan, baik luas ruangan, tata letak, warna cat,  mereka akan komen....eh ruangan loe kok nggak ada perubahan...(hehehe bhs jepangnya terjemahkan sendiri).
Nah bedakan dengan karakter masyarakat Indonesia....furniture makin lama makin bangga....

Jadi kesimpulan, mutu produk/ komoditi tetap harus dijaga, best quality, namun Anda jangan berkecil hati kalau mutu produk Anda masih belum baik, tetap lakukan ekspor sambil terus berinovasi......

Tetap Semangat Ekspor




Peluang & prospek Kerjasama Indonesia-Malaysia

 Peluang ekspor dalam pasar Asean  khususnya Indonesia - Malaysia bisa ditingkatkan, disamping mempunyai geografis dan kultur budaya masyarakat yang hampir sama (serumpun) ini bisa menjadi modal dalam peningkatan ekspor
  1. Total neraca perdagangan INA dengan MAL menunjukan surplus sejak 2009, namun trendnya menurun
  2. Saat ini masyarakat MAL gemar mengkonsumsi obat obatan tradisional seperti jamu dan produk herbal lainnya untuk pengobatan atau perawatan kesehatan alternatif
  3. Merk produk jamu INA yang terkenal di MAL antara lain Nyonya Meneer,Mustika Ratu,Sari Ayu,Sido muncul, sedangkan jamu produk lokal yang merupakan pesaing produk Indonesia adalah Tongkat Ali,Kacip Fatimah, dan Nona Roguy yang dihasilkan oleh home Industry
  4. INA dan MAL memiliki kerjasama dibidang karet,lada,palm oil dan kakao mengingat kedua negara ini merupakan produsen terbesar untuk ketiga produk tersebut

Sabtu, 19 April 2014

peluang dan Prospek kerjasama Indonesia - Camboja

Komoditi/ produk Ina yang diminati oleh Kamboja adalah : 
Rotan,Minyak kelapa sawit,Biskuit manis,Wafer manis,Rokok,Ubin marmer,Semen biru,Obat obatan,
Pupuk.Sampo,Sabun Mandi,Kantong plastik,ban mobil sedan, motor dan sepeda, kayu triplek,kertas, alat tulis,keramik,ubin,bata,genteng,kaca,lampu elektrik,furniture kayu,mie instant,kosmetik,pakaian/baju

Investasi Ina di kamboja tersebar di sektor : Garmen,perhotelan,airlines,restoran,distribusi bahan bakar,jasa perawatan tubuh, lapangan golf, dan penjualan furniture serta kerajinan tangan

Dapat dipertimbangkan untuk membuka gerai gerai untuk khusus menjual produk Ina dan menjual franchise usaha Ina

Peluang AEC Bagi Indonesia

Asean: Pasar Tunggal dan basis Produksi Regional
- +/- 600 juta penduduk ASEAN adalah pasar tunggal
- Melalui realisasi AEC 2015 diharapkan terjadi
  • Perdagangan antar negara Asean diharapkan meningkat dengan memanfaatkan supply regional chain ASEAN (Basis Regional produksi regional)  > Fakta: Porsi intra Asean masih kecil (25%) dibanding non Asean ( 75%)
  • Dorongan arus investasi masuk kedalam negeri yang menciptakan multiplier effect
  • Memudahkan pembentukan joint venture dengan perusahaan di kawasan Asean sehingga lebih mudah akses bahan baku yg belum dipasok dari dalam negeri
  • Peningkatan kecepatan perpindahan manusia dan modal
  • Peningkatan bargaining power masyarakat Asean dalam menentukan pilihannya ditengah banyaknya produk dan kemudahan yg ditawarkan
  • Transfer teknologi dan inovasi